Cari di Google

Google

Tuesday, August 19, 2008

Kemerdekaan

Tiga bulan sudah pasca demonstrasi keperawatan 12 Mei 2008. Setiap bulan, saya selalu rajin-rajin membuka situs resmi ppni (inna)
Hari ini tulisan Hardy cukup mengganggu benak saya. Sudah tiga bulan, tidak juga saya dengar progress report dari gedung DPR. Perlukah kita siapkan aksi lagi yang lebih besar?.

Menjelang Pemilu 2009, biasanya para caleg dan capres sibuk untuk urusan masing-masing. Mungkin kita perlu sedikit move lagi. Semua menyadari, jika sedang terlibat kepentingan pribadi yang sangat mengancap eksistensi, pasti menimbulkan kewaspadaan. Hal ini menyebabkan mereka tidak konsentrasi lagi pada tujuan. Yang penting selamat. Kondisi cemas sedang.

Ini tantangan sekaligus peluang. Sebaiknya kita ambil posisi. Waktu enam bulan yang dijanjikan tinggal 3 bulan lagi. Jangan sampai pada saat jatuh tempo yang dijanjikan kita belum hangat, sehingga ketika melakukan aksi bisa langsung kram atau malah stroke. Nah, jangan sampai.

Ingat kembali misi aksi 12 Mei 2008. Saya yakin petinggi di inna pasti sudah merancang aksi. Oleh karena itu kita semua harus siap tempur untuk aksi berikutnya. Kita butuh warming up yang cukup. Kita butuh MERDEKAAAAAAAA!



Read more!

Tuesday, August 12, 2008

Jakarta...Jakarta...





Oleh: Wastu Adi Mulyono

"Jakarta!!! Jakarta!!!" Kata-kata tersebut selalu kami ucapkan dulu sewaktu kuliah di Malang. Setiap pukul 21 ke atas, pasti akan ada yang teriak jakarta jakarta. Maksud dari teriakan tersebut adalah untuk memberi kode pada penghuni kamar lain bahwa ada penghuni kamar yang akan ke Jln Jakarta untuk supper setelah dinner dari asrama tidak dapat memenuhi kebutuhan para cacing dalam perut. Kata sandi tersebut secara otomatis akan memberikan dorongan penghuni kamar yang dilewati untuk keluar jika ingin barengan atau sekedar titip beli gorengan.

Pagi ini saya upload blog ini karena, saya juga akan pergi ke Jakarta. Menjalankan tugas negara. Kuliah lagi di S2 Keperawatan UI. Peminatan Manajemen Keperawatan, jelas akan diambil. Terlintas lagi bayangan dulu tahun 1998, wah seru ke Senayan, berjuang untuk reformasi yang sudah mencapai kondisi seperti sekarang ini. Alangkah tegangnya saya ketika dikumpulkan di ruang kuliah, kemudian di ceramahi oleh Dekan menjelang keberangkatan ke Senayan. Ah itu dulu.

Sekarang pasti kondisi berubah. Meskipun US dollar masi 9000-an tetapi tidak pernah mencapai 18 ribu. Jadi meskipun tidak ada uang saku, keep optimistic. Beasiswa pasti di tangan. Gunakan saja ilmu ikhlas. Semua pasti mudah. Bahkan jika diijinkan, cukup ditempuh 18 buln saja dengan IPK 4,00 Nah Lho!

Kembali ke Jakarta seperti mengenang masa lalu. Tetapi tidak akan seperti dulu lagi. I am a different person, Man! All have changed. Dulu lajang sekarang bukan. Dulu halak Medan sekarang wong Purwokerto, kaya kuwe. Maning lagi... maning lagi..., Ngerti ora, Son. (Halo Pak Sono, remember this?)

Sengaja saya ambil kekhususan Manajemen keperawatan, karena disamping saya dapat sk nya manajemen juga karena program ini sudah tua. Yang tua biasanya tantangannya lebih berat. (maksudnya??). Mempertahankan lebih sulit dari membuat hubungan. Tuh artis-artis contohnya. Nah hal ini yang sangat menantang.

Sambil menyelam minum air. Sambil kuliah manajemen, kita coba buktikan apa benar kerajaan keperawatan dapat mensejahterakan rakyatnya. Gudang ilmu akan kita bongkar, mencari kitab-kitab sakti yang dapat mensejahterakan rakyat. Jika perlu kita terjemahkan dalam bahasa jalanan (meminjam istilah Bob Sadino). Tradisi mulai dari Jakarta ini nanti kita cari kelemahannya. Dengan kata lain, apakah tidak bisa kemajuan keperawatan dimulai dari timur (papua, maluku dll). Lha matahari saja terbit dari timur, kok kita mulai dari barat ke timur. Ya menentang matahari, jadinya silou man!!. Karena Silau jalan lebar di depan tidak kelihatan, ada trotoar pun ditabrak deh.

Nah cobalah kita melawan arus, menentang tradisi barat ke timur. Membalik keadaan menjadi dari Timur Ke Barat. Sambil menyanyi, "...dari Timur sampai ke Barat, berjajar pulau-pulau....Sambung menyambung menjadi satu... Itulah Indonesia... Indonesia tanah airku, aku berjanji padamu. Menjunjung tanah airku... Tanah airku Indonesia!!!!" kalau perlu kita teriakkan "Ners, Ners, Ners.. Hugh!!!" Wah kok enggak enak intonasinya, apa perlu ganti yell jadi "Mantri kesehatan Yeach!!" All up to you.

Cihui... Jakarta... Jakarta...


Read more!

Tuesday, August 5, 2008

JenThik

Sebuah kios 3x5 meter berhasil disewa. Rencananya mau buka praktik keperawatan. Perhitungan pun mulai disusun dengan detail. Berbagai pertimbangan mulai memenuhi pikiran. Alhasil, mimpi belum dapat diwujudkan pada saat ini. Wah, bagaimana nih, sudah terlanjur sewa kios?

Tidak kurang akal, ingat manajemen mimpi pada tulisan sebelumnya? Mimpi utama dapat diwujudkan dengan membangun mimpi-mimpi kecil yang mensuportnya. Dengan gagah berani saya putuskan untuk order t-shirt gaul untuk anak. Keputusan sudah bulat. Buka toko pakaian anak dulu, baru kemudian praktik keperawatan langsung spesialis anak.


Ide yang bagus bukan? Sangat bagus menurut saya. Tetapi lebih bagus kalau dapat mewujudkan ide ini. Toko dibenahi. Setting semula diubah total. Setting sekarang adalah untuk toko
pakaian . Lho kok?

Jangan dikira toko pakaian ini tidak penting. Toko adalah pasar. Pasar adalah tempat transaksi. Apapun dapat ditransaksikan termasuk informasi. Informasi yang perlu ditransaksikan di sini adalah akan segera dibuka praktik pelayanan keperawatan. Kapan? Dimana? Nah ini pertanyaan yang ditunggu.

Jawaban yang harus dipersiapkan adalah.... Tunggu tanggal mainnya. Mau terlibat di dalamnya? Hubungi wastuadimulyono@ymail.com


Read more!

Pengumuman!

Bagi Anda yang ingin memberi komentar pada tulisan di Blog Perawat Manajer Indonesia ini, tapi tidak mempunyai user id atau member Blogger.com, dapat menggunakan Anonymous user. Anda tinggal klik pada check list anonymous user sebelum komentar dipublish. Kalau ingin dikenali tinggal tuliskan saja nama Anda di dalam komentar.